BREAKING NEWS

Hidroponik Jadi Solusi Pertanian Bersih dan Sehat bagi Lansia di Griya Lansia Nagrak Sukabumi ‎

Seputarsukabumi.web.id - Program pertanian hidroponik yang dikembangkan di Panti Sosial Jompo Griya Lansia Nagrak, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan hasil positif dan berkelanjutan. Sejak dirintis pada tahun 2021, budidaya tanaman hidroponik seperti selada air, pakcoy, dan kangkung telah menjadi salah satu solusi pertanian yang bersih, praktis, serta ramah bagi lansia, khususnya yang berada dalam kondisi semi-bedrest maupun mandiri.


‎Penanggung jawab kegiatan, Ika Suhermawati, menyampaikan bahwa pertanian hidroponik dipilih karena lebih higienis dan tidak melibatkan kontak langsung dengan tanah, sehingga aman dan efektif bagi para lansia. Selain mudah dirawat, hasil panen hidroponik dinilai memiliki rasa yang lebih segar, manis, serta kandungan gizi yang baik dibandingkan tanaman yang ditanam secara konvensional.

‎“Alhamdulillah, sejak 2021 hingga saat ini kami terus berproduksi dan penjualannya berjalan lancar. Permintaan, khususnya dari kalangan lansia dan komunitas pendukung, cukup tinggi,” ujar Ika kepada awak media.

‎Selain hidroponik, panti juga mengembangkan tanaman lain seperti singkong dan ubi. Namun, fokus utama tetap pada hidroponik karena dinilai paling sesuai dengan kondisi lansia. Saat ini, pengelola berencana memperluas lahan tanam mengingat masih tersedianya lahan kosong yang cukup luas di area panti.

‎Dalam pengembangannya, Griya Lansia Nagrak juga menjalin kerja sama dengan salah satu yayasan di wilayah Pontis. Pola tanam dilakukan secara estafet untuk memastikan ketersediaan panen selada yang terus berkelanjutan, mengingat tingginya permintaan. Selain selada, kangkung hidroponik juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kerupuk, sementara pakcoy menjadi salah satu komoditas tambahan.

‎Terkait kendala, Ika menyebutkan bahwa serangan hama hampir tidak ada. Tantangan utama lebih kepada fluktuasi penjualan. “Kadang saat panen langsung habis, kadang masih ada sisa. Namun tidak terbuang, karena hasil panen tersebut juga dikonsumsi oleh para lansia di sini,” jelasnya.

‎Melalui kegiatan ini, pihak pengelola berharap program hidroponik dapat terus berkembang, baik dari sisi luas lahan maupun jaringan pemasaran. Saat ini, distribusi hasil panen masih dibantu oleh beberapa komunitas, namun ke depan diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

‎“Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat lebih besar, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga untuk kesehatan dan kemandirian para lansia,” pungkas Ika.

‎Penulis : Asep

Redaktur : Idris

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image