Peduli Sesama, KTH Ciguha River Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya
Seputarsukabumi.web.id || Gelombang kepedulian terhadap korban kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus berdatangan. Kali ini, bantuan kemanusiaan datang dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Ciguha River, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yang menyalurkan bantuan sosial secara langsung kepada warga terdampak pada Rabu (29/7/2026).
Rombongan KTH Ciguha River tiba di lokasi dengan membawa berbagai kebutuhan pokok, seperti paket sembako dan perlengkapan lainnya. Bantuan tersebut diangkut menggunakan tujuh unit mobil L300 sebelum disalurkan kepada masyarakat yang saat ini masih berada di pengungsian.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KTH Ciguha River, H. Willy Suhendi, didampingi Wakil Ketua Pepeng Supendi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nanggung dan sejumlah tokoh masyarakat.
Wakil Ketua KTH Ciguha River, Pepeng Supendi, mengatakan bahwa kehadiran rombongan merupakan bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat Kasepuhan Ciptamulya yang sedang menghadapi cobaan berat akibat kebakaran.
"Kami datang untuk berbagi dan menyerahkan bantuan sembako serta kebutuhan lainnya. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah," ujarnya.
Pepeng juga berharap masyarakat tetap tabah dan diberikan kekuatan dalam menghadapi masa-masa sulit. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
"Semoga masyarakat Ciptamulya diberi kesabaran dan ketabahan. Insyaallah akan ada jalan terbaik untuk memulihkan kondisi mereka," katanya.
Selain menyerahkan bantuan, Ketua KTH Ciguha River, H. Willy Suhendi, menyempatkan diri meninjau langsung lokasi pengungsian. Ia melihat kondisi tenda-tenda yang ditempati warga serta aktivitas dapur umum yang menjadi pusat penyediaan makanan bagi para korban.
Bantuan dari KTH Ciguha River menambah panjang daftar pihak yang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kasepuhan Ciptamulya. Solidaritas dari berbagai elemen masyarakat diharapkan terus mengalir hingga seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
Sebagaimana diketahui, kebakaran hebat yang terjadi pada 25 Juli 2026 menghanguskan 51 unit rumah dan 49 leuit atau lumbung padi milik warga. Musibah tersebut juga merusak tiga fasilitas MCK, satu gedung PAUD, satu masjid, dua lisung, serta enam warung.
Akibat peristiwa itu, sebanyak 52 kepala keluarga atau 163 jiwa terdampak dan masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun telah menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 31 Juli 2026 sebagai langkah percepatan penanganan bagi masyarakat terdampak.
Editor: Ismet
